Penerimaan Negara dari Pajak Masih Defisit Rp400 Triliun

Image
Saturday, 11 November 2017 | 02:00:19 WIB 318

Pekanbaru (nusapos.com)- Penerimaan negara dari sektor pajak sampai saat ini masih defisit Rp400 triliun, karena dari target sebesar Rp 1.223 triliun pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2017, yang terealisasi baru sekitar Rp800 triliun. Sedangkan waktu anggaran tidak lebih dari dua bulan.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) RI Bahlil Lahadalia, dalam rangkaian kunjungan kerja di Pekanbaru, Jumat (10/11/2017). Dia menjelaskan guna menempuh penerimaan negara sampai 100 persen pada tahun ini, maka pemerintah melakukan beberapa upaya.

"Dalam rangka meningkatkan penerimaan negara dari sektor pajak, saya berharap semakin banyak sumber daya manusia Indonesia yang menjadi pengusaha, tentunya mendapat dukungan dari pemerintah terutama dari segi permodalan dan keahlian. Karena pajak itu dibayarkan oleh pengusaha," ungkapnya.

Sementara data Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memastikan setoran bea dan cukai telah mencapai Rp 130,1 triliun sampai tanggal 7 November 2017  atau setara dengan 62,76 persen dari target APBN Pyang mencapai Rp 189,1 triliun.

"Jajaran DJBC masih optimistis untuk memenuhi target penerimaan yang mencapai Rp 189,1 triliun dipenuhi 100 persen hingga akhir tahun, mengingat pola penerimaan bea dan cukai terjadi perlonjakan di akhir tahun," kata Iyan Rubiyanto selaku Kepala Kantor Wilayah Direktor Jenderal Bea dan Cukai Riau dan Sumatera Barat.

Bhudi Febriadi Dilantik Jadi Ketua HIPMI Riau

Bhudi Febriadi dilantik sebagai Ketua UMUM BPD HIPMI Riau periode 2017 hingga 2020. Pelantikan ketua dan pengurus HIPMI berlangsung di Hotel Pangeran, Pekanbaru pada hari Kamis tanggal 9 November 2017.

Bhudi Febriadi dilantik sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Riau untuk memimpin organisasi ini dalam kurun waktu 3 tahun kedepan. Pengurus HIMPI dilantik berdasarkan SK BPP HIPMI Nomor 062/KPTS-SEK/DPP/II/17.

Disisi lain, Ketua HIPMI Riau periode 2014-2017 yang sudah purna tugas, Ahmi Septari memberikan pesan ke anggota HIPMI tentang menjadi sosok pengusaha andal.

"Menjadi seorang pengusaha tidak hanya pintar dan bersemangat, tapi lebih dari itu enterpreneur harus pandai melihat sebuah peluang yang tidak dilihat oleh orang lain," kata Ahmi.

Selama kurang lebih 3 tahun memimpin HIMPI Riau, Ahmi mengaku banyak ilmu yang didapat bagaimana menjadi seorang pengusaha handal. Di HIPMI itu juga Ahmi banyak mendapat masukan dari sesepuh HIMPI termasuk sang pendirinya, Abdul Latif.

"Dari Pak Abdul Latiflah banyak ilmu yang saya dapat bagaimana menjadi seorang pengusaha yang tentunya bisa menciptakan lapangan kerja bagi orang lain," ucap Chairman Septa Group di selah acara pelantikan kepengurusahan HIPMI Riau 2017-2020.

Untuk itu dia berharap kepada pengurus baru, agar bisa membawa HIPMI Riau ke arah yang lebih baik dan memberikan sumbangsih kepada masyarakat.

"Mari kita bantu masyarakat untuk menjadi pengusaha. Selama yang menjadi keluhan warga untuk menjadi pengusaha adalah modal. Di HIMPI inilah kita belajar, menjadi seorang pengusaha tidak harus punya modal, jadi HIMPI menjadi salah satu solusi masyarakat menjadi pengusaha,"imbuhnya.

Dalam kepengurusahan HIMPI Periode 2017-2020 dihadiri oleh pendiri HIPMI, Abdul Latif, Ketua Umum HIPMI Riau, Bahlil Lahadalia. Ketua HIPMI Riau 2017-2020 terpilih adalah Budi Febriadi.


Sumber : rri

Laporan : -

Editor : Red


loading...
Post
Pekanbaru
Post
Nasional
Post
Adv Pemprov Riau
Post
Riau

Dari Musdalub LAMR Kota Pekanbaru

1 bulan yang lalu 342
Post
Riau
Post
Pekanbaru